Setiap kali Ramadhan menjelma
Jendela hatiku bagai terkesima
Menganyam rindu kenangan lama
Membuat hatiku sentiasa berbunga
Mengenang si dia nan jauh di mata

Ramadhan zaman persekolahan amat bermakna
Bila sampai waktu berbuka bersama
Lauk pauk kueh semuanya ada
Berbagai rasa, warna, bentuk dan rupa
Gelak ketawa, riuh rendah pelbagai gaya

Namun yang ini amat terkesan di hati
Sentiasa dekat membara di sanubari
Melihat si-dia berada disisi
Memberi kuntum senyuman indah sekali
Terasa lapar dan dahaga tiada lagi

Pinggan di ambil lauk di isi
Lemah lembut sopan berseni
Kuntum senyuman sentiasa bersemi
Alangkah bagus jika dapat ku pateri
Supaya dapat ku lihat kemana ku pergi

Sekarang Ramadhan hadir lagi
Semoga ini bukan yg terakhir bagiku ini
Dapatkah kulihat senyuman itu lagi?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s